sang pendobrak
SANG PENDOBRAK
“Jack Ma”
Oleh :
Berusahalah, sampai orang lain berkata: “orang ini gila
dan berbeda, berpikir tentang sesuatu yang tidak mungkin berhasil”. Namun
jangan pernah sekalipun meragukan apa yang kalian kerjakan pada saat itu.
~Jack Ma~
From
zero to hero, kata
yang sangat pas dilekatkan kepada seorang Jack Ma. Bagaimana tidak, beliau yang
menjalani kehidupan dari bawah hingga sekarang menjadi orang terkaya dari
negeri tirai bambu. Kisah
perjalanan hidupnya yang cukup keras karena beliau merupakan orang yang
dilahirkan dari keluarga dengan ekonomi yang lemah. Beliau yang bernama asli Ma Yun dilahirkan di
Hangzou, Zhejiang, China. Orang tuanya yang berprofesi pemusik dan pendongeng
tradisional pada saat itu hanya mendapat upah yang tidak
seberapa.
Pada saat Jack Ma berusia 12 tahun, beliau tertarik untuk
mempelajari bahasa inggris selama 8 tahun lamanya dan beliau juga menjadi pemandu wisata di daerah dekat Danau
Hongzou karena
pada saat itu China baru membuka diri dengan dunia luar yang mengakibatkan banyak
para turis berkunjung ke sana. Melihat keadaan tersebut Jack Ma melihat peluang untuk
mencari penghasilan, sekaligus beliau mengasah kemampuan berbicara menggunakan
bahasa inggris langsung melalui perbincangan dengan para turis yang ditemuinya.
Riwayat pendidikan beliau yakni di
Universitas Keguruan Hongzhou, pada saat kuliah beliau juga mengajar di sekolah
menengah. Setelah lulus dengan gelar sebagai sarjana bahasa inggris, beliau
langsung ditugaskan sebagai pengajar di Universitas tersebut. Gaji yang
diterima Jack Ma pada saat itu hanya sebesar 100-120 renminbi, atau setara
dengan Rp 114.000-Rp 142.500 perbulan.
Pada tahun 1992, saat perekonomian China mulai meningkat
Jack Ma mencoba menjalani pekerjaan baru yaitu sebagai sekertaris general
manager Kentucky Fried Chicken. Disinilah beliau mulai mengenal komputer dan
internet. Pada saat beliau mencari kata kunci “beer” melalui yahoo, dia
menemukan kenyataan kalau tidak ada data mengenai China dikomputernya.
Beliaupun mulai tertarik pada komputer dan internet
sehingga beliau memutuskan untuk meminjam uang senilai 2.000 dollar AS dari
kerabatnya untuk mendirikan sebuah perusahaan komputer. Padahal sebelumnya
beliau tidak mengerti tentang IT bahkan tidak pernah menyentuh keyboard
komputer.
Setelah mengenal internet inilah beliau berinovasi dengan
memfasilitasi para pedagang Tiongkok menjual barangnya ke luar negeri melalui
dunia maya, pada saat itulah beliau mulai mendirkan perusahaan Alibaba Group. Yang
sekarang bahkan sudah dikenal diseluruh dunia dan menghasilkan profit lebih
dari US$200 miliar setelah perusahaannya melesat di Bursa New York pada Oktober
2014.
Kini beliau mendedikasikan dirinya sebagai orang yang
memberikan pengetahuannya kepada para pemuda saat ini.
Beberapa pelajaran yang dapat merubah pandangan banyak
orang melalui sosok “Jack Ma” yaitu hanya beberapa kata yang terlontar pada
saat beliau menghadiri acara stasiun tv, “Setiap Kesalahan Adalah Pendapatan
yang Baik Bagi Kalian”. Dan juga beliau mengajarkan beberapa fase kehidupan, “Sebelum
usia 20 tahun, jadilah murid yang baik. Kalau mau berbisnis, pelajarilah
pengalamannya. Sebelum usia 30 tahun, ikutilah seseorang. Bekerjalah di
perusahaan kecil, umumnya diperusahaan besar memang sangatlah baik proses
pengerjaannya karena kalian menjadi bagian dari mesin yang besar pula namun
ketika bekerja di perusahaan kecil, kalian akan belajar tentang semangat dan
impian dan banyak hal sekaligus pada saat itu perhatikan siapa bosmu, bukan perusahaanmu karena itu sangatlah penting. Usia
30-40 tahun kalian harus berpikir untuk bekerja untuk dirimu sendiri, jika
benar-benar ingin menjadi seorang pengusaha. Pada usia 40-50 tahun, kalian harus bekerja sesuai kemampuanmu sendiri, jangan
berpindah-pindah karena sudah terlambat. Tapi ketika usiamu 50-60
tahun,bekerjalah untuk anak muda. Karena anak muda bisa melakukan yang lebih
baik dari usaha kalian, jadi andalkan mereka, didik mereka dan pastikan mereka
handal. Jika usiamu sudah diatas 60 tahun, gunakan waktumu untuk diri sendiri”.
Pada usia 25 tahun-an, buatlah cukup kesalahan. Tenang
saja, kita masih muda. Ingat,
aset terbaik yang dimiliki oleh manusia adalah karena mereka masih muda. Pada
saat itu segala hal dapat terjadi.
Comments
Post a Comment