Posts

Showing posts from 2019

idolaku, panutanku

Image
Idolaku, Panutanku Oleh : Novita Wulandari Setiap orang dalam hidupnya pasti memiliki sosok idola yang dikaguminya, bahkan menjadi panutannya. Sosok idola bagi seseorang dapat memiliki peranan penting dalam hidupnya, hingga terkadang dapat merubah pola pikir seseorang yang cenderung berusaha mirip dengan tokoh idolanya. Jujur, saya sendiri sejak kecil begitu banyak mengidolakan tokoh mulai dari pahlawan, orang disekitar saya, aktris, aktor juga atlet. Bahkan hingga saat ini, saya masih mengidolakan beberapa tokoh yang saya sukai pemikirannya. Waktu masih menjadi mahasiswa baru dulu, saya pernah membaca salah satu berita di internet mengenai seseorang yang kini menjadi salah satu idola saya, bahkan bisa dibilang menjadi panutan saya hingga saat ini, bukan hanya tentang fisik tapi pemikirannya yang membuat saya kagum. Dia adalah seorang Influencer, Blogger, dan Youtuber. Wanita berhijab itu adalah youtuber pertama yang saya ikuti sampai saat ini dan selalu saya tunggu konten-k...

bebas

Bebas -Teruntuk Nyonya S Oleh : Sabilillah (Santri Pusat Kajian Filsafat dan Teologi) Aku belajar menangis dari cinta cinta yang tertinggal disebuah kota tanpa manusia atau agama orang-orang dungu berlalu-lalang mengendus waktu menyimak senja yang telah punah digerus kepadatan kendaraan lampu-lampu sorot klakson-klakson kencang dan tangis anak kecil yang tak tahu jalan pulang cinta mendidik takdirku untuk menerima ramainya hatimu bekas-bekas lelaki rongsokan-rongsokan pejantan sebilah kenangan aku datang tak membawa apa-apa selain kata-kata atau puisi yang kutulis saat berahi-berahinya malam bergunjing soal namamu siapa yang sering kusebut dalam doaku malam dirundung kecurigaan akan dirimu yang kusetarakan dengan Tuhan rindu mampir sebentar membungkus kelakar tawamu yang terlempar karena cinta yang membakar aku tak ingin hidup lagi, cukup sekali, tapi kau temani hingga mati Warkop Dewo, 8 Feb 2019

luluh karena iman

Luluh Karena Iman Oleh : Wahyu Ika Fitriana Sebelum aku berbagi cerita pada kalian, boleh lah ya aku nyanyi dulu , hihihi . Cus mulai... “ Saat pertama ku melihatmu... Kurasa sesuatu yang berbeda... Kuingin mendekatimu tapi ku takut kau menjauh... J udah itu dulu aja , nanti ketagihan lagi denger suaraku ups... wkwkwk. Begini teman- teman , d ulu , waktu awal masuk kuliah aku tidak sengaja dipertemukan oleh seseorang yang menurutku si h biasa aja. Tapi tak tau kenapa setelah ada suatu hal yang membuat aku dengan dia bisa jalan berdua dan itupun aku dalam keadaan terpaksa karna disuruh tem a n. Nah , setelah itu aku mulai chat dia duluan dan itupun hanya untuk mengatakan t erimakasih , tidak lebih lah. Singkat waktu , aku mulai stalking story WA dia yang menurutku ada sesuatu yang tersembunyi dibalik kepolosannya. Memang , kita sering tertipu atas sikap polos seseorang, tapi hatiku mengatakan kalau dia tidak seperti itu. Tapi boleh lah ya kalau sekali-kali perc...

sang pendobrak

SANG PENDOBRAK “Jack Ma” Oleh : Berusahalah, sampai orang lain berkata: “orang ini gila dan berbeda, berpikir tentang sesuatu yang tidak mungkin berhasil”. Namun jangan pernah sekalipun meragukan apa yang kalian kerjakan pada saat itu. ~Jack Ma~             From zero to hero , kata yang sangat pas dilekatkan kepada seorang Jack Ma. Bagaimana tidak, beliau yang menjalani kehidupan dari bawah hingga sekarang menjadi orang terkaya dari negeri tirai bambu. Kisah perjalanan hidupnya yang cukup keras karena beliau merupakan orang yang dilahirkan dari keluarga dengan ekonomi yang lemah. Beliau   yang bernama asli Ma Yun dilahirkan di Hangzou, Zhejiang, China. Orang tuanya yang berprofesi pemusik dan pendongeng tradisional pada saat itu hanya mendapat upah yang tidak seberap a . Pada saat Jack Ma berusia 12 tahun, beliau tertarik untuk mempelajari bahasa inggris selama 8 tahun lamanya dan beliau juga menjadi peman...

my first star byun

MY FIRST STAR BYUN Oleh : Farahdilla Aku adalah seorang K-pop fans, entah sejak kapan dan mulai dari mana diri ini menjadi bagian dari pencinta K-pop. Iya, kalian tahu sendirikan bagaimana nasib jadi anak K-popers? Selalu diremahkan, diejek, dan biasanya mereka sering dikatain dengan sebutan “TOXIC”. Meskipun aku tak terlalu paham artinya, terkadang mereka juga mengejek kalau idolaku itu oplas lah banci lah dan masih banyak sebutan-sebutan yang lainnya. Untungnya aku tidak lagi menghiraukan apa yang mereka katakan, menurutku setiap orang berhak mempunyai idola sebagaimana manusia yang mempunyai hak untuk mempunyai rasa suka kepada orang lain. Sudahlah…. Biarkan mereka berkreasi. Kali ini aku akan bercerita tentang seorang laki-laki tampan dan imut yang sangat aku sukai, bisa dibilang sih dia cinta pertamaku. Dia adalah seorang member Boyband dari Korea Selatan yaitu EXO. Dia berposisi sebagai vocalis utama. Byun Baekhyun namanya. Kelahiran Gangnam Korsel 6 Mei 1992. Bae...

Berkat-Mu Melaluinya

Berkat-Mu Melaluinya Oleh : Nurwulan Saraswati Kami, tak saling mengenal Kami, tak saling bertemu Dan kami, tak saling menyapa Namun melaluinya, rasanya aku mampu meraba dalam gulita Menyisir jalan panjang gua dengan secerca cahaya Melaluinya rasanya kutemukan lagi terang mentari Apa yang aku lihat darinya, membuatku mampu melihat diriku sendiri Tentang kebaikannya, dan tentang keburukanku Tentang apa yang ia gapai, dan tentang apa yang menjadi asaku Tentang segala cinta yang ia dapat, dan cinta yang kuhamburkan Tentang ia yang bersyukur dan aku yang tak   mampu menghargai hidup Darinya aku menyadari banyak hal Kegagalan bukanlah kesalahan, ia hanyalah pelajaran berharga yang sering diremehkan Perihal waktu yang Tuhan berikan, ia memberi kita kesempatan, dan kesempatan yang memberi kita pelajaran Perihal rindu, ia hanyalah rasa yang menyadarkanku akan istimewanya setiap romansa yang telah berlalu Tuhan, kurajut asaku dalam bait doa yang ku...

gie

Gie Oleh : DHA Soe Hok Gie. Mungkin nama itu sudah tidak asing lagi di telinga para pemuda, khususnya mahasiswa. Gie, sapaan akrabnya, lahir pada tanggal 17 Desember 1942 ketika perang tengah berkecamuk di Pasifik. Ya... begitulah informasi yang kubaca dari sebuah buku yang berjudul "Catatan Seorang Demonstran". Buku tersebutlah yang pertama kali memperkenalkanku dengan pemuda yang berjiwa idealis dan kritis itu. Ketika aku membaca buku tersebut, aku pikir Gie adalah sosok yang mempunyai keberanian tinggi. Bagaimana tidak? Semasa ia menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia, ia aktif memberikan kritik terhadap kinerja pemerintah yang dianggap melenceng dari norma dan aturan yang ada. Ia mengungkapkan gagasan dan buah pikirnya melalui tulisan-tulisannya yang diterbitkan di media massa. Selain itu, bersama rekan-rekannya, ia juga aktif turun ke jalan sebagai demonstran yang berusaha menegakkan keadilan untuk rakyat biasa. Gie, dikenal memiliki perawakan yang kecil....

MATAHARI MALAM

Matahari Malam Oleh :Nafisa Asma Aulia Kelahiranmu laksana cahaya harapan Bagi setiap impian yang hampir punah Sosokmu membuat kegelapan takut untuk menyapa Engkau seperti matahari yang mampu mengusir malam Seringkali, aku berangan-angan dibalik kaca jendela Bertemu denganmu yang kini hidup bersama jutaan bintang malam Berbicara denganmu Menatap senyummu yang indah bagai bunga Kartini... Itulah namamu yang kini merasuk dalam pikiranku Menjelma menjadi bayang-bayang tentang masa lalumu Dikala engkau berusaha menghidupkan cahaya bagi para perempuan yang membisu Aku tak mampu berkata lagi Aku sudah tak sanggup untuk mendengarnya Segala cerita tentangmu Kini, tidurlah dengan tenang... Biarkanlah kami yang melanjutkan Apa yang dulu kau pikul Satu catatan terakhirku tentangmu... Engkau adalah matahari malam Yang tak mengenal rasa takut

MY BEST IDOL IS MY PARENTS

MY BEST IDOL IS MY PARENTS Oleh : Ajeng Kusuma Wardani             Orang tua bagiku lebih dari segalanya dan tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Apalagi sosok ibu. Beliau adalah ibu yang hebat, akupun tidak bisa melebihi hebatnya beliau. Di sini aku akan cerita kenapa aku memilih orang tua sebagai idolaku, karena tidak ada idola yang pantas aku tiru dan aku banggakan selain mereka. Saat ini aku masih belum bisa membalas jasa-jasa mereka, aku belum bisa dikatakan anak yang berbakti dan membahagiakan orang tua. Mungkin di luar sana juga banyak super mom yang lain. Tapi definisi dari hatiku sendiri, ibuku adalah seseorang yang melahirkan aku 9 bulan, merawat dan mengajariku tentang apa yang aku tidak tau menjadi tau, mendidikku agar jadi anak yang mempunyai tata krama, mengondisikan sikap saat bersama orang yang lebih tua atau teman sejajarku. Ibuku selama ini juga membiayai segala pendidikan yang aku tempuh sedari SD-sekar...